Latest Posts

    Thursday, November 2, 2017

    41 akhlak harian Rasulullah

    ١. Baginda selalu diam.

    ٢. Berbicara ketika perlu.

    ٣. Perbicaraannya fasih, ringkas tetapi padat .

    ٤. Menghadapkan seluruh tubuhnya bila berbicara dengan seseorang.

    ٥. Hatinya selalu sedih (inginkan umat dalam kebaikan dan terlepas dari azab الله  swt).

    ٦. Selalu menundukkan pandangan kerana tawaddu’.

    ٧. Berfikir terus-menerus.

    ٨. Menghargai nikmat sekecil apa pun tanpa memperlekehkannya.

    ٩. Tidak pernah mencela makanan. Apabila suka, Baginda akan makan. Jika tidak, ditinggalkannya tanpa mencelanya.

    ١٠ . Tidak pernah marah yang ada kaitan dengan urusan dunia.

    ١١ . Marah bukan kerana nafsu.

    ١٢ . Apabila kebenaran dipermainkan, Baginda akan bangkit untuk berusaha mempertahankannya.

    ١٣ . Apabila marah Baginda akan memalingkan muka.

    ١٤ . Apabila suka Baginda akan memejamkan mata.

    ١٥ . Tidak pernah berkata kotor, berbuat keji dan melampaui batas.

    ١٦ . Tidak pernah berteriak-teriak di pasar.

    ١٧ . Tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan. Malah Baginda memaafkan & berlapang dada.

    ١٨ . Tangan Baginda tidak pernah memukul selain untuk berjihad dijalan الله  swt.

    ١٩ . Apabila menghadapi dua  perkara Baginda memilih yang paling mudah selagi ia bukan dalam perkara ma'siat.

    ٢٠ . Di rumah, Baginda adalah manusia biasa yang membasuh pakaian, memerah susu & membuat sendiri segala keperluan diri.

    ٢١ . Ketika duduk atau pun berdiri, Baginda selalu berzikir.

    ٢٢ . Raut wajahnya selalu ceria, perangainya dapat dicontohi dengan mudah, lemah lembut & peramah.

    ٢٣ . Tidak pernah bersikap keras dan bertindak kasar, berteriak-teriak, lebih-lebih lagi mencela orang lain.

    ٢٤ . Tiga perkara yang dijauhi; perselisihan, bongkak & segala yang tidak diperlukan.

    ٢٥ . Tidak pernah mencela & memaki hamun orang lain.

    ٢٦ . Tidak pernah mencungkil rahsia orang lain.

    ٢٧ . Tidak pernah berbicara kecuali sesuatu yang menjanjikan pahala.

    ٢٨ . Perbicaraannya memukau sesiapa pun yang mendengarnya lalu terpegun seolah-olah ada burung melintas di atas kepala mereka.

    ٢٩ . Sesiapa yang melihat Baginda sepintas lalu akan merasa gerun & hormat terhadapnya.

    ٣٠ . Sesiapa yang selalu bergaul & telah dekat mengenali Baginda, akan menyayanginya sepenuh jiwa raga.

    ٣١ . Baginda pasti memberi tempat kepada orang yang ingin duduk & tidak membezakan di kalangan mereka.

    ٣٢ . Sesiapa yang meminta sesuatu, pasti dipenuhinya atau jika sebaliknya ditolak dengan tutur kata yang lemah lembut.

    ٣٣ . Tangan Baginda selalu terbuka kepada sesiapa sahaja tanpa pilih kasih. Baginda adalah ayah bagi mereka semua.

    ٣٤ . Di mana pun Baginda berada, di situ terpancar cahaya ilmu, sikap malu & sabar serta amanah.

    ٣٥ . Tidak ada yang berani meninggikan suara di hadapan Baginda kerana kewibawaan Baginda.

    ٣٦ . Semua mengakui keutamaannya kerana ketaqwaannya ; menghormati orang tua, menyayangi yang kecil, mengutamakan orang yang ada hajat, menjaga keperluan & kebajikan orang asing.

    ٣٧ . Tidak terus memotong percakapan orang lain. Jika ingin memotong, Baginda hentikan dahulu atau pun berdiri.

    ٣٨ . Paling berlapang dada.

    ٣٩ . Paling tepat dalam berbicara.

    ٤٠ . Paling halus keperibadiannya.

    ٤١ . Paling ramah & beradab dalam pergaulan & muamalahnya.

    (Dipetik daripada Biografi Lengkap Rasulullah saw oleh Dr Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki)

    Perbanyakkan Selawat pada Nabi..

    اَللَّهُمَّ صَلِّ َعلى سيدنا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آِل سيدنا مُحَمَّد

    more »

    Tuesday, October 31, 2017

    Apakah wajib registrasi kartu prabayar? Ini jawabannya

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mewajibkan pelanggan telekomunikasi untuk mendaftarkan atau registrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KTP dan nomor kartu keluarga (KK) dalam nomor prabayar yang digunakan.
    Kewajiban mendaftarkan NIK dan nomor KK akan mulai dicanangkan mulai 31 Oktober 2017 untuk para pengguna baru.
    Terkait dengan kewajiban pendaftaran nomor simcard, maka berita pun banyak yang simpang siur.
    Salah salah satu berita yang salah dan terlanjur beredar di mayarakat adalah jika semua pelanggan ponsel hingga tanggal 31 Oktober 2017 tidak melakukan registrasi maka pelanggan tidak bisa melakukan panggilan dan nomor akan diblokir.
    Informasi ini adalah berita hoax yang kebenarannya tidak bisa dipertanggung jawabkan.
    Padahal yang benar adalah tanggal 31 Oktober merupakan tanggal dimulainya registrasi baru nomor perdana.
    Inilah 12 fakta mengenai registrasi nomor prabayar yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)
    1. Registrasi baru nomor perdana dimulai tanggal 31 Oktober 2017
    2. Registrasi pelanggan lama atau registrasi ulang nomor lama menggunakan NIK yang tertera di KTP dan nomor Kartu Keluarga.
    3. Registrasi pelanggan lama atau registrasi ulang nomor lama diberi tenggat waktu hingga 28 Februari 2019.
    4. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tidak memblokir jika pelanggan tidak melakukan registrasi sebelum tanggal 31 Oktober 2017.'
    5. Nantinya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan nomor pelanggan lama akan diblokir secara bertahap.
    6. Registrasi nomor baru dan nomor lama bisa melalui SMS ke nomor 4444.
    7. Format registrasi masing-masing operator, pelanggan baru maupun pelanggan lama berbeda.
    8. Untuk pelanggan baru nomor perdana operator Indosat, Smartfren, dan Tri format registrasinya adalah ketik NIK#NoKK#.
    9. Untuk pelanggan baru nomor perdana Telkomsel format registrasinya adalah ketik REG<spasi>NIK#NoKK#
    10. Untuk pelanggan baru nomor perdana XL format registrasinya adalah ketik DAFTAR#NIK#NoKK
    ()
    10 Untuk pelanggan lama operator Indosat, Smartfren, dan Tri format registrasinya adalah ketik ULANG#NIK#NoKK#.
    11. Untuk pelanggan lama Telkomsel format registrasinya adalah ketik REG<spasi>NIK#NoKK#
    12. Untuk pelanggan lama XL format registrasinya adalah ketik ULANG#NIK#NoKK
    more »

    Tuesday, October 24, 2017

    Rahasia dari setiap rahasia

    Hasan Basri ditanya: Apa rahsia zuhudmu di dunia ini? Beliau menjawab: aku tahu rezekiku tidak akan diambil orang lain, kerana itu hatiku selalu tenang.

    Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, kerana itulah aku sibuk beramal soleh.

    Aku tahu ALLAH Ta'ala selalu memerhatiku, kerana itulah aku malu jika ALLAH melihatku dalam maksiat.

    Aku tahu kematian itu sudah menungguku, kerana itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan ALLAH

    Sahabat ku:

               Jangan tertipu
            dengan usia MUDA
            kerana syarat Mati
             TIDAK harus TUA.

       Jangan terpedaya dengan
            tubuh yang SEHAT
           kerana syarat Mati
           TIDAK mesti SAKIT

       Jangan terperdaya dengan
            Harta Kekayaaan
                    Sebab
        Si kayapun tidak pernah 
         menyiapkan Kain Kafan
                 buat dirinya
          meski cuma Selembar.

          Mari Terus berbuat BAIK,
             berniat untuk BAIK,
         berkata yang BAIK-BAIK,
       Memberi nasihat yang BAIK
    Meskipun TIDAK banyak orang
          yang mengenalimu dan
       Tidak suka dgn Nasihatmu

            Cukup lah  اللهِ yang
         mengenalimu lebih dari
               pada orang lain.

          Jadilah bagai Jantung
            yang tidak terlihat,
         Tetapi terus berdenyut
         setiap saat hingga kita
    terus dapat hidup, berkarya
         dan menebar manfaat
           bagi sekeliling kita
         sampai diberhentikan
                  oleh NYA

                Sahabat ku: :)

    "Waktu yang kusesali adalah
             jika pagi hingga
          matahari terbenam,
      'Amalku tidak bertambah
                sedikitpun,
      padahal aku tahu saat ini
           umurku berkurang"
            (Ibnu Mas'ud r.a)

    Nasihat ini utk diri sendiri, utk share dgn sahabat  anak & keluarga.. semoga Allah memberkati & meredhai kita.

    Aamiin..

    more »

    Sunday, October 22, 2017

    SATU CERITA DENGAN 2 SUDUT PANDANG


    Seorang penulis terkenal duduk di ruang kerjanya, dia mengambil penanya:  & mulai menulis :
    Tahun lalu, saya harus dioperasi untuk mengeluarkan batu empedu. Saya harus terbaring cukup lama di ranjang.

    Di tahun yg sama saya berusia 60 th & harus keluar dari pekerjaan di perusahaan percetakan yg begitu saya senangi, yg sudah saya tekuni selama 30 thn.

    Di tahun yg sama saya ditinggalkan ayah yg tercinta.
    Dan masih di tahun yg sama anak saya gagal di ujian akhir kedokteran, karena kecelakaan mobil. Biaya bengkel akibat kerusakan mobil adalah bentuk kesialan di tahun itu.

    Akhirnya dia menulis : 
    Sungguh !
    Tahun yg sangat buruk !
    Istri sang penulis masuk ke ruangan & menjumpai suaminya yg sedang sedih & termenung. Dari belakang sang istri melihat tulisan sang suami. Per-lahan2 ia mundur & keluar dari ruangan, 15 menit kemudian dia masuk lagi & meletakkan sebuah kertas berisi tulisan sbb :

    ✏Tahun lalu akhirnya saya berhasil menyingkirkan kantong empedu saya yg selama ber-tahun2 membuat perut saya sakit.

    ✏Tahun lalu saya bersyukur bisa pensiun dgn kondisi sehat walafiat.  Sekarang saya bisa menggunakan waktu saya untuk menulis sesuatu dgn fokus yg lebih baik & penuh kedamaian.

    ✏Pada tahun yg sama ayah saya yg berusia 95 tahun, tanpa kondisi kritis menghadap Sang Pencipta.

    ✏Dan masih di tahun yg sama, Alloh melindungi anak saya dari kecelakaan yg hebat. Mobil kami memang rusak berat akibat kecelakaan tsb, tapi anak saya selamat tanpa cacat sedikit pun...

    ✏Pada kalimat terakhir ia menulis :
    Tahun itu adalah tahun yg penuh limpahan rakhmat Alloh yg luar biasa & kami lalui dgn takjub.
                                         
    Sang penulis tersenyum & mengalir rasa hangat di dadanya atas interpretasi rasa syukur atas tahun menakjubkan yg dilewatinya.

     Di dalam hidup ini kita harus mengerti bahwa bukan kebahagiaan yg membuat kita bersyukur. Namun rasa syukurlah yg membuat kita bahagia.

      Berlatihlah melihat suatu masalah dari sudut pandang positif.
    Semoga menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

    *Robbana Taqobbal Minna*

    Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin
    ❤
    more »

    Tryout Ujian Nasional Online Gratis untuk Siswa Kelas 6, 9, dan 12


    Bapak / ibu yang mempunyai putra / putri / keponakan / cucu kls 6, 9 dan 12 di seluruh Indonesia mulai hari ini dan setiap saat bisa mengikuti latihan / try out UN online gratis, di situs berikut: Ujian Nasional Online.

    Caranya sangat mudah, cukup  klik  "kerjakan ujian" soal akan langsung tampil  dan bisa di kerjakan,  jika ragu klik warna kuning,  untuk mengakhiri kegiatan klik saja "Selesai".

    Peserta  dapat  mengetahui hasil nilainya secara langsung.  Soal akan berganti setiap mengulang ujian. Ujian ini bisa di lakukan  dari PC, laptop,  Tab, maupun Ponsel yg terhubung dengan jaringan internet.

    Mohon agar info penting ini disampaikan kepada  murid murid kelas 6, 9 dan 12.
    Semoga bermanfaat dan tolong di share ke yang lain. Famili yang punya putra putri klas 6, 9, dan 12 ...
    more »

    7 SUNNAH NABI SAW YANG HARUS DIHIDUPKAN


    Sebagai peringatan untuk diri saya sendiri, juga sebagai buah tangan buat sahabat sekalian - mari kita laksanakan 7 (tujuh) Sunnah Hebat ini. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah :

    Pertama :
    ➖➖➖➖➖
    Tahajjud, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
    Pastinya doa mudah termakbul dan menjadikan kita semakin dekat dengan Allah Swt.
    Kedua :
    ➖➖➖➖➖
    Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari, alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
    Paling tidak jika sesibuk apapun kita, bacalah walau beberapa ayat...
    Ketiga :
    ➖➖➖➖➖
    Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke mesjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.
    Ke-empat :
    ➖➖➖➖➖➖
    Jaga sholat dhuha, karena kunci rezeki terletak pada sholat dhuha.
    Yakinlah, manfaat sholat dhuha sangat dasyat dalam mendatangkan rezeki...
    Kelima :
    ➖➖➖➖➖
    Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.
    Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah dengan berlipat-ganda...
    Ke-enam :
    ➖➖➖➖➖
    Jaga wudlu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudlu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu sholat walau ia sedang tidak sholat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosanya dan sayangilah dia ... Yaa Allah”.
    Ketujuh :
    ➖➖➖➖➖
    Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah Swt.
    Sebarkanlah ilmu ini dengan HP atau sarana komunikasi yang kita miliki, dan kita tidak akan rugi sedikitpun.
    Karena HP yang kita miliki sangat ringan dibawa namun di akhirat akan menjadi berat Hisabnya.
    Mari Sebarkan, semoga memberi manfaat pada semua orang dan untuk diri kita sendiri.
    more »

    Lirik Lagu The Corrs "The Right Time"



    This is the right time
    Once in a lifetime

    Read more »

    Saturday, October 21, 2017

    JURUS JITU MENDIDIK ANAK

    ILMU
    Mendidik anak perlu ilmu.
    Tingkatan Ilmu yang harus dipelajari adalah :

    1. *Ilmu Tauhid, Aqidah*.
    Kenalkan mereka kepada Tuhan pencipta-Nya, Nabi-Nya, Kitab-Nya, kepada siapa dia hrs memohon dan meminta.

    2. *Ilmu Akhlaq*
    Ajarkan mereka cara dan adab yang benar sesuai Sunnah.

    3. *Ilmu Psikologi Anak*.
    Cari ilmu bagaimana cara berbicara kepada anak, cara menasehati / menegur anak agak sampai kepada mereka.

    🌼  *SHALIH*.
    Mendidik anak perlu Keshalihan Orang tua.
    Wajib bagi orang tua menjadi Shalih dan Shalihah jika menginginkan anak-anak yg Shalih. Tidak akan mungkin anak-anak yang Shalih lahir dari orang tua yg jahil.
    Jika anak ingin rajin shalat, maka orangtua nya *harus rajin Shalat*.
    Jika anak ingin rajin ngaji, maka *Orangtua ya harus rajin ngaji*, begitulah seterusnya...

    🌼  *IKHLAS*.
    Mendidik anak perlu Keikhlasan Orang tua.
    IKHLAS itu adalah *Ruh / Nyawa* dari setiap amalan. Karena mendidik anak adalah ibadah, dan ibadah yang baik disertai keikhlasan agar mendapatkan ridha Allah Ta'ala.

    *Efek dengan Keikhlasan* akan berdampak :

    1. Aktivitas mendidik anak akan terasa ringan karena Ikhlas.
    2. Ucapan dan Nasihat yang kita sampaikan kepada anak akan terasa berbobot, yang akan langsung masuk kehatinya.

    🌼 *SABAR  Mendidik Anak* membutuhkan kesabaran orangtua.
    Sabar mutlak harus dimiliki oleh orang yang berilmu.
    Karena waktu mendidik anak itu panjang dan penuh dengan pernak pernik.

    Contoh Sabar dalam mendidik anak :
    1. *Sabar membiasakan anak Berperilaku yang baik*.
    2. *Sabar dalam Mengontrol emosi  (ketika sdg Marah)*.
    Karena jika sedang marah perilaku kita sering tidak terkontrol, baik perbuatan dan ucapan.
    3. *Sabar menghadapi Pertanyaan anak*.
    Ketika anak bertanya kepada orangtuanya, artinya anak percaya kepada orangtuanya.
    Anak yakin betul dan percaya bahwa setiap pertanyaan yang disampaikannya pasti akan ada jawaban dari orangtuanya.
    Jagalah, karena *kepercayaan anak itu MAHAL*.
    Jangan biarkan anak mencari-cari jawaban dari pertanyaannya pada orang lain.
    Seringan dan seberat apapun pertanyaan anak kepadamu, *maka hormatilah pertanyaannya.*

    🌼 *Mendidik Anak perlu Do'a.*
    Karena sekuat apapun usaha kita, sebanyak apa pun biaya yg sudah kita keluarkan untuk membiayai kebutuhan terbaiknya, namun jika Allah belum berkehendak maka tidak akan terjadi.
    Maka jangan pernah remehkan dan jangan lupa untuk mendo'akan anak-anak kita.

    more »

    Wednesday, October 18, 2017

    ANAK ADALAH TAKDIR [part one]

    Alhamdulillah kemarin kami mendapat kesempatan mendengarkan begitu banyak ilmu mengasuh anak dari Ust. Irwan Rinaldi di Mesjid Asy Syarif BSD. Jujur aja saya pribadi belum pernah dengar nama beliau sampai moderator mengenalkan pada jamaah sedikit latar belakang sang Ustadz.

    Ayah Irwan, begitu orang mengenal beliau. Seorang penulis dan pendakwah yang memiliki kepedulian tinggi  terhadap masalah pengasuhan anak atau parenting, terutama tentang peran keayahan.

    Ustadz membuka sharingnya dengan mengutip perkataan Ibnu Qayyim yang lebih kurang seperti ini,

    "Kalau anakmu bermasalah, bertingkah tidak sesuai tuntunan Allah, yang pertama kali kamu tunjuk adalah dirimu, ingat lagi seberapa dekat dirimu dengan Allah."

    Jleb! Jamaah langsung terdiam.
    (Termasuk yang nulis ini🙈)

    Di tengah maraknya seminar parenting, workshop ayahbunda dan sebagainya dengan segala teori dan tipsnya, kata Ayah Irwan ada dua hal yang perlu diingat oleh orang tua dalam periode membesarkan anak.

    1.  Hubungan orang tua dengan yang mengamanahkan anak, yaitu Allah.

    Bagaimana hubungan kita dengan yang memberi amanah? Apakah "baik-baik" saja? Ataukah kita hanya khusu' mengingat-Nya ketika diuji saja? Silakan refleksi sejenak..

    2. Konsep dan pola pengasuhan dengan pasangan apakah sejalan atau berbeda "madzab".

    Antara kita dan pasangan apakah sepakat dalam pola dan cara pengasuhan anak?Yang paling sederhana misalnya dalam hal membelikan barang, apakah ketika anak minta A ayah dan ibu sepakat untuk membelikan atau sepakat untuk tidak membelikan, atau Ayah bilang tidak tapi Ibu karena kasihan membelikannya tanpa sepengetahuan Ayah?
    Karakter apa yg akan terbentuk di anak   ketika sering berhadapan dengan situasi ini?

    Kemudian selain dua hal diatas, perlu juga diingat tiga Poin Penting dalam Ilmu Pengasuhan Anak, yaitu :

    1. Anak adalah takdir Allah

    Suami istri harus sepakat bahwasanya anak-anak adalah takdir Allah, dan Ayah Ibu juga ditakdirkan menjadi orang tua mereka.

    Contoh kasus sehari-hari:

    Ayah sedang baca koran, Ibu sedang menyiram tanaman, lalu anak lewat dengan ingus naik turun dan berhenti di depan Ayah.

    Anak: Yah, yah.. ( sambil narik ingus)
    Ayah: Sana Dek ke Ibu dulu minta lap-in ingusnya.

    ***

    Ayah yang sadar kalau anak adalah takdir Allah, dia akan dengan sigap membantu membersihkan ingus si anak sambil mendoakan, "Ya Allah Ya Karim berikan kesembuhan untuk anakku. "Karena hal ini akan diingat oleh anak sampai besar.
    Ketika nanti mereka punya masalah, mereka tidak akan mencari orang lain, tapi ayahnya.

    Anak ditakdirkan mendapatkan perhatian ayahnya. Kehadiran ayah harus serta merta dengan jiwanya, bukan secara fisik saja.

    2. Anak adalah amanah

    Menurut Ayah Irwan, banyak orangtua yang tidak menyadari pentingnya usia emas anak. Masa ideal untuk membentuk karakter dan akhlak mereka, idealnya kata beliau dimulai dimulai  dari usia 0 hingga 15 tahun (dibagi beberapa tanapan). Pengasuhan boleh saja dibantu orang lain, tapi tetap Ayah Ibu adalah 2 kunci utama pemegang amanah Allah. Anak butuh sosok ayah dan ibu untuk mengasah potensi terbaik mereka. Jadi orang tua harus "habis-habisan" dalam hal mengasuh anak di usia tersebut.

    Karena anak adalah amanah berdua, konsep suami istri juga harus s.  eiring sejalan dalam membesarkan mereka sehingga tidak ada celah untuk anak minta pembelaan, excuse dari salah satu, di kemudian hari.

    3. Anak adalah tanggungjawab orang tua yang akan DIMINTA pertanggungjawabannya kembali.
    Apa pendidikan yang kita berikan menunjukkan mereka jalan ke surga atau malah sebaliknya?

    Nah kemudian, ayah Irwan juga menyampaikan beberapa tips parenting yang bisa kita praktekkan bersama-sama sesuai usia anak, apa itu?

    1. Jangan berinteraksi dengan anak sambil nonton atau sambil pegang HP karena di kemudian hari jika Ayah Ibu mengajak mereka bicara, mereka juga akan melakukannya sambil disambi.

    2. Pegang Al Quran, lantunkan ayat suci.

    Anak usia sapih (0-24m) mampu menyerap 6000 kata per hari, jadi alangkah ruginya jika kata-kata yang keluar dari mulut orang tua adalah kata-kata kasar dan tidak bermanfaat.

    3. Lakukan bonding lewat sentuhan dan belaian ( usap kepala dan pegang pundak anak)
    Misalnya, sambil bermain dengan anak atau mengantar anak tidur, pegang tangan dan kakinya.  "Ya Allah ya Karim semoga nanti kaki tangan ini hanya akan berbuat dan melangkah di jalanMu saja.'

    4. BUKA dan TUTUP hari anak dengan kalimat thayyib.

    Bangun dan antarkan anak tidur dengan kalimat Allah.

    Bukalah hari anak dengan Allah dan Rasul-Nya (stimulan pertama yg dia dengar haruslah yang baik, yang lemah lembut) lalu tutuplah lagi dengan kalimat Allah dan Rasulnya

    Misal: bacakan kisah Rasul atau doa2.

    5. Berikan "hadiah-hadiah" pada anak.

    Misalnya sebelum tidur, hadiahkan anak2 dengan hafalan surat pendek. Dari pengalaman, anak-anak akan jadi terbiasa, lalu kalau Ayah Ibu cek, sebulan dua bulan, hafalan mereka akan membaik.  Karena hal-hal dan dan perhatian-perhatian sekecil apapun akan terekam dalam memori anak.

    6. Jangan ajarkan anak mencari tumbal
    Pernah nggak teman-teman mengalami atau melihat kejadian, ada anak kecil kepentok meja karena lari2an trus nangis jejeritan. Lalu dengan sigap ibundanya datang dan bertanya ...
    Ibu: siapa yg nakal?
    Anak: (nangis)
    Ibu: Oooh ini..nakal nih mejanya ( lalu dipukulin) dijadiin tumbal.

    Hati2 dgn perilaku ini, karena akan terinternalized dalam diri anak bahwa dia bisa mencari tumbal (dalam hal ini meja dijadikan tumbal) padahal yang salah kan anak yang nggak melihat. Nah sampai dewasa anak-anak akan suka mencari tumbal. mereka akan cari tumbal ketika ada masalah di kerjaan, di keluarga atau dimana saja.

    INTINYA, menurut beliau, betapa sebuah tindakan kecil seorang ayah terhadap anaknya bisa meresap masuk ke dalam long term memory si anak. Disadari atau tidak oleh orang tua lebih jauhnya hal2 kecil tsb bisa menjadi pondasi karakter yang sulit diubah bahkan terbawa hingga dewasa. Memori manis yang terekam akan menjadi awal pembentukan karakter positif. Sedangkan kenangan pahit dan kelam yang terekam tentunya juga menjadi role model bagi anak dalam bersikap di masa dewasa.

    Gak mudah yaaa jadi orang tua, tapi InsyaAllah kita bisa sama2 belajar😊

    ***
    Bagaimana tahapan mentarbiyah anak, siapa yang bisa dijadikan role model dalam mendidik anak laki2 dan perempuan?
    Lalu apa yg harus kita lakukan jika kita "sudah terlanjur" mendidik anak dengan cara yang mungkin tidak tepat?

    InsyaAllah saya share di part 2

    Bersambung...

    #sharingilmuparenting
    #parentingislami
    #pengasuhananak

    more »

    Sunday, October 8, 2017

    Ini dia sembilan tipuan setan yang sangat berbahaya

    1. Setan itu selalu menggoda manusia untuk memikirkan angan-angan indah yang bisa dijangkau panca indra, karena apa yang diinginkannya adalah agar manusia lalai beribadah.


    2. Setan itu menggoda manusia agar tidak mau mengakui keterlibatan ALLAH SWT dalam urusan rizki sehingga manusia selalu merasakan kesusahan saat ia bekerja.


    3. Setan ingin bahwa manusia bekerja dengan hati penuh kesusahan, banyaknya kebutuhan hidup dan persaingan dalam mencari rizki.


    4. Setan memperlihatkan kepada orang keburukan orang lain agar mereka tidak mau saling tolong-menolong satu sama lain.


    5. Setan selalu berusaha memasukkan sugesti negatif ke dalam hati orang beriman agar merasakan kesusahan.


    6. Setan memperlihatkan banyaknya kebutuhan hidup anda agar anda selalu merasa kekurangan.


    7. Setan menanam benih kebencian dalam kesadaran manusia agar satu sama lain saling bermusuhan dalam kehdupan duniawi ini.


    8. Saat setan menguasai kesadaran manusia maka pikiran akan memandang keburukan sebagai kebaikan.


    9. Setan tidak mengajarkan manusia berpikir dengan benar tapi ia mengajarkan manusia agar selalu merasa benar.


    *"Semoga kita selalu dilindungi dari godaan setan yang terkutuk. Aamiin yaa, rabbal 'alamiin"*

    more »

    Tuesday, October 3, 2017

    Hikmah dan Misteri Laut Mati dan Laut Galilee

    Apakah Persamaan dan Perbedaaan antara Danau Galilea dan Laut Mati ( Dead Sea ) ?

    Pada dasarnya keduanya adalah sama² berbentuk danau dan berada dialiran sungai yg sama yaitu _Sungai Yordan_.

    Perbedaan yang paling utama adalah walaupun Danau Galilea itu cukup besar tapi tetap saja disebut sebagai sebuah Danau, sedangkan Laut Mati yang juga berbentuk Danau tetapi sangat besar jadi biasa disebut juga dengan sebutan Laut.

    Tapi ada perbedaan Penting yang dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.

    Mungkin Anda perlu mengetahui persamaannya terlebih dahulu.
    Persamaannya adalah *Danau Galilea dan Laut Mati mendapat air dari sumber yang sama yaitu sungai Yordan.*

    Perbedaannya?

    *Danau Galilea sangat subur dan indah* yang sekelilingnya ditumbuhi berbagai jenis tanaman dan banyak orang yang bermukim disekitarnya.
    Dan didalam danaunya banyak jenis ikan dan hewan air yang hidup dan berkembang biak.

    Sebaliknya, *Laut Mati adalah tempat yang tidak bisa ditinggali.* Tak ada tumbuhan atau spesies yang dapat hidup didalam maupun disekeliling laut mati karena kadar garamnya yang begitu tinggi (+/- 38 %) .

    Bahkan burung² pun enggan berada disekitar Laut Mati, Bukan itu saja di-tempat² tertentu ada bau yg kurang sedap.

    Mengapa keduanya bisa sangat berbeda? Padahal sumber airnya sama.

    Hal ini dikarenakan Danau Galilea “menerima dan memberi”.
    *Danau Galilea menerima aliran dari Sungai Yordan dan meneruskan airnya ke danau² lain yg juga dimanfaatkan utk kehidupan manusia.*

    Sedangkan *Laut Mati “menerima dan menyimpan” semua aliran dari Sungai Yordan dan Tidak mengalirkannya* kemana-mana alias disimpan untuk dirinya sendiri, air yang masuk ke Laut Mati tidak pernah keluar lagi kemanapun ( Karena letak Laut Mati itu 417,5 meter dibawah permukaan laut dan merupakan titik terendah di permukaan bumi) .

    Inilah suatu contoh yg sangat baik bagi kehidupan manusia , maka sebagai manusia kita *jangan hanya bisa Meminta dan Menerima saja, tapi kita juga harus bisa memberi* bagi orang lain.

    Karena bila kita bisa membiasakan diri "dengan memberi maka Gelas kita juga pasti akan Dipenuhkan kembali". Karena "terlebih indah menberi daripada menerima".

    Apa saja yang telah kita terima baik berkat, talenta, kekayaan, kepintaran, janganlah hanya kita nikmati sendiri, tapi bagilah agar kita juga bisa menjadi berkat bagi orang-orang lain terutama bagi mereka yg kurang beruntung.

    *Jadilah seperti “Danau Galilea" yang menerima dan Bisa Memberi* untuk kebaikan banyak orang , Jangan seperti “Laut Mati” yg memakan semuanya Sendiri.

    *Jadikanlah hidup kita Berkat buat orang² disekitar kita* dan yg membutuhkannya.
    🌼🌼🌼🌼🌼

    more »

    Monday, October 2, 2017

    Berbagai cara mengundang rezeki

    💡 Ada yang mengetuk pintu langit dengan cara tiap pagi membagi 40 nasi untuk duafa yg rutin dia lakukan..

    💡 Ada orang yang ngundang rejeki dengan cara mencium punggung tangan ibunya, lalu minta didoakan...

    💡 Ada yang mengundang rejeki, tiap pekan dia datangi anak-anak Yatim, diusap2 kepalanya, dibelikan sesuatu untuk keperluan mereka, sebagaimana yg telah diajarkan Nabi kita..

    💡 Ada yg ngundang rejeki, tiap pagi berangkat kerja dia rutin bersedekah kepada siapa saja...

    💡 Ada org yg ngundang rejeki, tiap malam jumat dia membagi makanan kepada 100 orang yang tidur di Jalanan..
    Sehingga doanya tembusss kelangit!

    💡 Ada orang yg ngundang rejeki, tiap setelah sholat subuh dia tidak tidur dia ber istigfar 100 kali & tadarrus Al quran hingga terbit fajar, lalu menatap langit langsung, mengangkat tangan, & Nembus langsungFastabiqulkhoi

    💡 Ada yg ngundang rejeki, tiap jumat omzet/profit penjualannya 100% disedekahkan.. 

    💡 Ada yg ngundang Rejeki, tiap bulan 20% dari total pendapatannya disedekahkan.. Karena
    Dia Yakin Tuhannya MAHA KAYA..

    💡 Ada yang ngundang rejeki, seminggu sekali dia tengah malam datangi rumah duafa, dia panggul sendiri makanan untuk mereka... 

    💡 Ada yang ngundang rejeki, tiap jum'at dia tidak mau dibayar untuk tenaganya yg dia berikan ke orang lain, tiap tetes keringatnya penuh pahala...

    💡 Ada yang mengundang rejeki dengan memperbaiki jadwal sholat 5 waktunya berjamaah di masjid & ALLAH pun memudahkan segala urusannya..

    💡 Ada yang ngundang rejeki, tiap pagi dia sholat dhuha & berdoa, ketika orang lain sdh sibuk dia memilih menghadap langsung ke Penciptanya..

    💡 Ada yang tiap 1/3 malam dia bangun sholat tahajjud berbisik pada bumi dan terdengar dilangit, ALLAH ridho maka hidupnya pun berkah..

    💡 Ada yg ngundang REZEKI dgn cara MENANAM POHON dan mengkampanyekannya agar semua MAKHLUK BUMI bisa menikmati OKSIGEN & mengurangi CO²

    Rezekimu bukan dari Bossmu atau pelangganmu,
    Tapi dari ALLAH

    Undang rejeki datang dgn cara2 yg ALLAH Ridhoi...

    "Memberi informasi itu tenangkan hati"
    Kalau hatimu gak tenang, jangan2 karena berbagi informasipun engkau enggan..

    Orang yg yakin ALLAH MAHA KAYA, dia gak pernah takut kelaparan.. dia gak pernah takut.. dan gak pernah ragu!

    Mau jalan manakah yg kita pilih untuk mengundang rezeki?

    Lakukanlah tanpa ada rasa ragu.

    MAN JADDA WA JADA..
    Ikhlaskan Insya ALLAH....
    🌴🌴 Semoga Bermanfaat dan bisa kita amalkan

    more »

    Saturday, September 30, 2017

    Terbitkan karyamu sekarang juga!




    Kamu suka menulis puisi? Atau cerpen? Atau essai? Apa pun yang itu, kini ada cara mudah dan berkelas untuk menerbitkan karya hebatmu, bagaimana caranya? Terbitkan karyamu bersama daberita.com!

    Karya kalian akan kami tayangkan di situs daberita.com segemen literasi dan bisa diapresiasi oleh siapapun penggemar sastra dan budaya. Karya kalian tidak hanya menjadi penghuni computer di rumah, tapi menjadi sumbangsih bagi kebudayaan dan inspirasi bagi semua orang.

    Bagaimana cara dan syarat mengirimkan karya?

    1. Karya harus orisinil, bukan terjemahan atau jiplakan
    2. Karya belum pernah ditayangkan di media online apa pun (seperti blog pribadi, Wattpad, Instagram, dll)
    3. Ditulis menggunakan kaidah penulisan bahasa indonesia yang benar dan baku
    4. Untuk cerpen dan essai, karya minimal sepanjang lima ratus kata. Untuk puisi minimal tujuh judul.
    5. Kirim karyamu sebagai file attachment (lampiran) ke alamat email berikut: arulight87@gmail.com, dengan subjek: KIRIM TULISAN DABERITA.COM
    6. Cantumkan biodata / identitasmu, agar para pembaca mengenal siapa yang membuat tulisan. Kamu juga boleh mengirimkan foto terbaikmu sebegai pelengkap.
    7. Tulisan dan biodata ditulis pada satu file yang sama, tidak terpisah
    8. Kami akan mengabarimu ketika tulisanmu sudah terbit dan kamu bisa menunjukkannya pada siapaun yang kamu mau.

    Salam literasi dan selamat berkarya. []

    more »

    Program resensi buku

    Anda sudah menerbitkan buku? Selamat, kami mengucapkan selamat untuk prestasi hebat Anda. Sekarang tiba saatnya untuk berpromosi.
    Kami dari daberita.com menawarkan bantuan promosi karya literasi bebas biaya, *GRATIS*. Caranya mudah:
    1. Buatlah resensi buku Anda sebagus mungkin
    2. Siapkan foto buku Anda yang paling eye catching
    3. Kirimkan resensi dan foto ke email berikut arulight87@gmail.com
    4. Jangan lupa, subjek email adalah *"Promo buku daberita.com"*
    5. Resensi tersebut harus asli dan belum pernah tayang di internet
    6. Dan... Program ini seratus persen bebas biaya!
    Selamat berkarya dan memperkenalkan karya pada khalayak pembaca 
    -----------------------------------------
     
    Anda bisa membaca resensi buku kami dengan membuka menu literasi sub menu resensi.
     
    more »

    Jasa pembuatan website dan web-desain


    Segera Dapatkan Website Anda Sendiri, atau Website Lembaga Anda!
    Pernahkah Anda berpikir untuk memiliki website pribadi yang menggunakan dot com? Seperti trianadewi.com bukan sekadar trianadewi.blogspot.com, atau website untuk lembaga Anda, seperti kitabisa.com? Banyak orang membatalkan keinginan tersebut karena dua hal:

    1. Tidak tahu
    2. Biaya mahal

    Kami hadir untuk mengatasi dua masalah tersebut. Anda bisa mendapatkan website pribadi maupun lembaga dengan harga terjangkau dan kualitas profesional.
    Apa yang kami tawarkan?

    1. Pembelian dan konversi domain (dot com)
    Hanya dengan biaya dua ratus ribu rupiah, Anda bisa mendapatkan website dot com plus konfigurasi.
    Perlu diketahui, ketika Anda membeli domain (dot com), blog Anda tidak serta merta berubah menjadi dot com, Anda harus melakukan proses ribet yang disebut konversi dan pointing. Nah, tim kami akan melakukan itu untuk Anda. Ingat, hanya dengan biaya 200rb rupiah, Anda bisa mendapatkan website profesional tanpa perlu ribet tanpa perlu susah. 

    2. Desain website
    Blog yang sudah berubah menjadi dot com, tidak otomatis mengubah tampilannya menjadi blog profesional. Perubahan menjadi dot com tidak membuat blog Anda memiliki panel navigasi atau page. Atau slider yang menawan. Padahal, tampilan profesional sangat berpengaruh untuk kualitas website Anda.
    Jika Anda membeli domain (dot com) dari kami, cukup dengan menambah 85 ribu rupiah, tim kami akan mendesain blog Anda menjadi situsc yang profesional, menawan dan elegan.
    Ingat, kesempatan terbaik untuk Anda, hanya dengan 285rb rupiah, Anda bisa mendapatkan domain, konversi, pointing, dan desain! 

    3. Web design only
    Atau, mungkin Anda belum berencana membeli domain, mungkin Anda masih sayang menggunakan blogspot.com atau wordpress.com, jangan khawatir, tim kami bisa mendasain blog Anda supaya tampil meyakinkan dan profesional.
    Hanya dengan biaya 100rb, tim kami akan mendandani dan merias blog Anda supaya tampil beda dan luar biasa!
    ***

    Berminat, segera hubungi tim arulight-WebDesain di alamat berikut:
    Email: arulight87@gmail.com
    WhatsApp: 0822-3330-8242
    --------------------------------------------
     
    Catatan: promo ini tidak berlaku bagi pengguna WordPress. Sebab, untuk mengubah wordpress.com menjadi dot com, Anda tidak hanya membutuhkan domain tapi juga harus membeli hosting baru.

    Klien kami:
    1. www.daberita.com
    2. www.trianadewi.com
    3. http://agungyulith.blogspot.com/
    more »

    Resensi Novel: Shocking Destiny




    Judul                           : Shocking Destiny
    Penulis                         : Ulin Nurviana
    Penerbit                       : Buana Ilmu Populer (BIP)
    Tahun Terbit                : Juli 2017 (online di Scoop)
    Jumlah Halaman          : 210
    Bahasa                         : Indonesia
     
    Hyo-Shin membuka pintu bangsal 21 secara perlahan. Bangsal pasien penderitakanker,pembunuh nomor satu di dunia. Ia terkejut melihat salah satu pasiennys hendak memutuskan tabung infus yang membelit di tanganya. Han Yoora, perempuan berambut sebahu yang sudah dua hari ini menjalani rawat inap.

    “Apa yang kau lakukan?” Hyo-Shin mencoba melepaskan tangan Yoora dari tabung infus. Namun dengan cepat Yoora menangkis tangannya.
    “Aku akan mati di sini.” Yoora mulai menangis, menutup wajahnya dan sesenggukan.
    Pemandangan yang membuat tenggorokan Hyo-Shin tercekat. Dari sekian banyak realita pahit hidup para pasien, gadis di hadapannya adalah yang paling tragis. Saat sudah tak ada seorang pun keluarga bersamanya, ia harus menghadapi penyakit mengerikan seorang diri.
    “Yoora-ssi...” Hyo-Shin berusaha mendekat dan menenangkan. Namun gadis itu justru melempar gelas bening ke arah Hyo-Shin.

    Novel ini menceritakan Han Yoora, gadis 20 tahun yang mengidap kanker lambung. Dia harus bertahan hidup dengan kondisi ekonomi sulit dan penyakit yang terus menggerogoti tubuhnya.Satu hal yang penulis tekankan dalam novel ini bahwa keajaiban Tuhan itu ada. Yoora sembuh di saat dokter nyaris putus asa dan kemungkinan sembuh hanya 15%, sebab kanker lambungnya sudah sampai karsinoma esofagus. .

    Di lain hal, Tuhan Yang Maha Baik, tak hanya memberinya kesempuhan, bahkan menghadirkan sosok Hyo-Shin, pemuda yang mati-matian berusaha menyembuhkan penyakitnya dengan cara apa-pun.

    Novel ini tersedia di Scoop, terbit secara online. E-book bisa dibeli melalui link ini: getscoop. Untuk lebih mengenal penulis bisa kunjungi facebook/Instagram di akun Ulin Nurviana. Atau jika ingin membaca novel-novel penulis lainnya bisa membaca di akun Wattpad Ulin Nurviana, bisa juga melalui blog penulis yaitu afzayumaira.blogspot.co.id

    more »

    Dahsyatnya Kalimat "LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH"

    حول ولا قوة إلا بالله

    Bagi seorang muslim kalimat Hawqalah yaitu lafaz 'Laa hawla wa laa quwwata illa billah' tentu bukan hal yang asing. Ucapan tersebut sering kali diucapkan secara spontan ketika seseorang dalam kesulitan, dalam keadaan tertekan atau bisa juga ketika seseorang terkagum-kagum menyaksikan keajaiban yang terjadi, yaitu suatu kejadian yang mustahil terjadi menurut pikiran manusia.

    Dikisahkan sahabat 'Auf bin Malik Al-Asyja'i pergi menemui Rosulullah SAW, dan berkata:

    "Ya Rosulullah sesungguhnya anakku Malik pergi bersamamu berperang di jalan Allah dan ia belum pulang, apa yang harus saya perbuat? Padahal seluruh pasukan sudah pulang."

    Rosulullah saw bersabda:

    "Ya 'Auf perbanyaklah kamu dan istrimu mengucapkan:

    لا حول ولا قوة إلا بالله
    (Laa haula wa laa quwwata illa billah...  Tidak ada daya dan kekuatan selain dari Allah.)"

    Auf pulang ke rumah dan istrinya sendiri menanti anaknya yang belum datang. Melihat suaminya datang istrinya bertanya:

    "Wahai 'Auf apa yang diberikan Rosulullah SAW?"

    Auf menjawab: Beliau mewasiatkan untuk ku dan kamu juga agar kita banyak mengucapkan

    لا حول ولا قوة إلا بالله

    Apa jawaban istri yang sholehah dan sabar ini?

    "Ya, sungguh benar Rosulullah SAW"

    Akhirnya mereka berdua duduk terus berdzikir dengan

    لا حول ولا قوة إلا بالله

    Sampai saat malam yang gelap tiba, seketika ada yang mengetuk pintu, dan Auf berdiri membuka pintu, ternyata yang datang adalah anaknya Malik membawa banyak sekali domba sebagai ghonimah.

    Maka Auf bertanya: Apa ini?

    Malik menjawab:

    "Sesungguhnya musuh menangkapku dan mengikatku dengan rantai besi dan mengikat dua kakiku, maka ketika malam tiba saya berusaha keras untuk kabur tapi tidak bisa, karena kuatnya ikatan


    dikedua tangan dan kaki. Tiba-tiba ikatan borgol yang dari besi perlahan-lahan longgar sehingga ikatan dikedua tangan dan kaki bisa lepas. Maka saya bisa datang sekarang dengan kambing-kambing ghonimah ini."

    Maka Auf berkata: "Wahai ananda bukankah jarak antara musuh dan kita jauh sekali? Bagaimana kamu bisa datang dalam waktu satu malam?"

    Malik menjawab: "Wahai ayahanda, demi Allah ketika ikatan itu lepas saya merasa ada Malaikat yang membawa saya."

    Subhanallahal 'adzim...

    Maka Auf mendatangi Rosulullah SAW untuk memberi kabar beliau.

    Tapi sebelum Auf memberi kabar beliau, Rosulullah SAW mengatakan kepada Auf: Wahai Auf bergembiralah bahwa Allah swt menurunkan ayatnya tentang urusanmu:

    وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُ ۥ مَخۡرَجً۬ا (٢) وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ‌ۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُ ۥۤ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَـٰلِغُ أَمۡرِهِۦ‌ۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدۡرً۬ا (٣

    "Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS Ath-Thalaq:2-3)

    Ketahuilah sesungguhnya

    لا حولا ولا قوة إلا بالله

    Adalah harta terpendam dibawah singgasana 'Arsy Ar-Rahman.

    Ia adalah obat bagi 99 penyakit, yang paling ringan adalah penyakit gundah.

    Kalimat ini juga merupakan simpanan pahala yang banyak di surga.

    Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada ‘Abdullah bin Qois,

    “Wahai ‘Abdullah bin Qois, katakanlah ‘Laa hawla wa laa quwwata illa billah’, karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga” (HR. Bukhari no. 7386).

    Dari Abi Musa Al-Asy’ari radhiallahu anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata kepadaku: “Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu bacaan yang menjadi simpanan kekayaan di dalam syurga?” Maka aku menjawab: “Tentu, wahai Rasulullah”. Maka beliau menjawab: “Ucapkanlah Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah”

    Subhanallah..

    Saudara-saudaraku..

    Jika antum mau share niatkanlah dengan baik mudah-mudahan bisa jadi obat bagi masalah antum dan kita semua.

    (Ustadz Iman Santoso)

    more »

    Beginilah Cara Makan Seorang Muslim (Part two)




    11. Tidak Mencela Makanan
    Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, dia berkata, "Rasulullah  ﷺ tidak pernah mencela makanan sekalipun. Jika suka, beliau makan. Jika tidak suka, beliau tidak memakannya."
    Perkataan apa saja yang mencela makanan?
    Mengatakan kurang enak, terlalu asin, atau perkataan jelek lainnya.
    Jika kita merasa tidak suka, jangan memakannya dan jangan menyebutkan kekurangannya.

    12. Makan dari Pinggir Wadah
    Ibnu Abbas r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Keberkahan tersebut akan turun di tengah-tengah makanan, maka makanlah dari pinggir-pinggirnya dan jangan dari tengahnya."
    (HR Tirmidzi)

    13. Tidak Tergesa-gesa
    Makan tergesa-gesa itu bisa menyebabkan tersedak.
    Selain itu, dalam buku Jurus Sehat Rasulullah karya dr. Zaidul Akbar, disebutkan bahwa mengunyah makanan dengan benar dan tidak terburu-buru, dapat mengurangi jumlah kalori yang masuk dalam tubuh.
    Bukan hanya itu, Hiromi Shinya, seorang dokter berkebangsaan Jepang, mengatakan bahwa mengunyah makanan hingga 30-50 kali dapat mengaktifkan fungsi enzim dalam pencernaan manusia, bahkan dapat mencerdaskan otak.

    14. Mengambil Makanan yang Jatuh
    Diriwayatkan dari Jabir r.a bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,
    "...jika makanan kalian jatuh ke lantai, hendaklah bersihkan kotorannya kemudian dimakan. Jangan dibiarkan untuk setan..."
    (HR Muslim)
    Setan selalu mengikuti manusia, termasuk saat makan. Jika sebelum makan kita sudah membaca Bismillah, setan akan menunggu makanan yang jatuh. Jika kita tidak mengambil makanan yang jatuh, setan akan memakannya.
    Namun hal itu tidak wajib, bergantung kondisinya. Jika makanan yang jatuh sangat kotor dan menjijikkan, kita tidak harus mengambilnya.

    15. Tidak Makan Terlalu Kenyang
    Tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang adalah salah satu contoh cara makan Rasulullah ﷺ Dengan pola makan seperti itu Rasulullah dan para sahabat mempunyai tubuh yang sangat sehat. Jadi, sangat baik jika kita tiru.

    16. Membaca Hamdalah setelah Makan
    Membaca hamdalah setelah makan adalah salah satu cara kita bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.

    17. Mencuci Tangan setelah Makan
    Nasa'i meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a bahwa dia berkata, "Seorang ansar mengundang Rasulullah ﷺ . Kami pergi bersamanya. Ketika selesai makan dan mencuci tangannya, beliau berdoa, 'Alhamdulillahil ladzi yath'amu wala yuth'am'"

    18. Berkumur-kumur dan Bersiwak
    Bukhari meriwayatkan dari Suwaidi bin Nu'man. Dia berkata, "Kami pergi bersama Rasulullah ﷺ. Ketika sampai Shahbaa', beliau meminta agar makanan disuguhkan. Ternyata, tidak ada melainkan roti gandum. Setelah kami selesai makan, beliau bangkit untuk melaksanakan sholat dan berkumur-kumur. Kami pun ikut berkumur."
    Selain berkumur dianjurkan juga bersiwak setelah makan, agar gigi bersih dan terhindar dari penyakit.

    19. Tidak Langsung Tidur setelah Makan
    Tidur setelah makan itu berbahaya bagi kesehatan kita, terutama jantung. Bila dilakukan terus menerus dapat menyebabkan kematian.


    - Melyana Rabiawati-
    Dikutip dari buku Karakter Anak Islam
    Jilid Syukur dan Sabar

    Baca bagian pertama artikel ini di link berikut: Cara Makan Seorang Muslim
    more »

    Beginilah Cara Makan Seorang Muslim (Part one)


    1. Memilih Makanan yang Halal dan Baik
    "Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal an baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh nyata bagimu."
    (QS 2 : 168)
    Dalam buku Jurus Sehat Rasulullah, dr. Zaidul Akbar menyebutkan bahwa secara alamiah, makanan haram akan menimbulkan kecemasan di alam bawah sadar manusia. Selanjutnya dia akan merasa tertekan, gelisah, mudah sakit, tergesa-gesa, dan melakukan perbuatan melampaui batas.

    2. Tidak Menggunakan Wadah yang Terbuat dari Emas dan Perak
    Diriwayatkan dari Ummu Salamah r.a, bahwa Rasulullah  ﷺ bersabda sebagai berikut,
    "Orang yang minum dari bejana yang terbuat dari perak, sebenarnya dia menuangkan api neraka Jahanam ke dalam perutnya."
    (HR Bukhari dan Muslim)

    3. Membasuh Kedua Tangan sebelum Makan
    Guna menghilangkan kotoran dan kuman-kuman yang menempel di tangan maka kita dianjurkan mencuci tangan sebelum makan.

    4.  Meluruskan Niat
    Jika selama ini niat kita makan supaya kenyang, mulai sekarang kita harus memperbaiki niat kita. Niatkan makan sebagai rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan, dan untuk menambah tenaga agar kuat beribadah kepada Allah SWT.
    Dengan begitu, aktivitas makan kita akan bernilai ibadah.

    5. Makan Sambil Duduk
    Imam Muslim meriwayatkan dari Anas r.a bahwa Rasulullah  ﷺ melarang seseorang minum dan makan sambil berdiri.
    Dari sisi kesehatan, makan dan minum juga membahayakan usus dan lambung, karena saat berdiri filter makanan dan minuman dalam tubuh kita tidak berfungsi sempurna.

    6. Tidak Duduk Sambil Bersandar
    Abu Juhaifah, Wahb bin Abdullah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda
    "Tidaklah aku makan sambil bersandar."
    (HR Bukhari)
    Anas r.a. berkata, "Aku melihat Rasulullah ﷺ duduk iq'a (bersimpuh di atas tumit) sambil makan kurma."
    (HR Muslim)
    Cara duduk seperti itu sunah, namun jika tidak memungkinkan tidak apa-apa kita tidak duduk seperti itu.

    7. Membaca Bismillah sebelum Makan
    Ummul Mu'minin, Aisyah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah  ﷺ bersabda,
    "Jika salah seorang kalian makan, maka sebutlah nama Allah. Jika dia lupa untuk menyebutnya di awal, hendaklah dia membaca 'Bismillahi awwalahu wa akhirohu'.
    (HR Bukhari dan Muslim)
    Setan akan makan bersama orang yang tidak membaca bismillah terlebih dahulu.

    8. Tidak Meniup Makanan Panas
    Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah meriwayatkan hadis dari Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah  ﷺ melarang bernafas dalam bejana ataupun meniupnya.
    Makanan dan minuman panas mengeluarkan uap air (H2O). Udara yang kita hembuskan mengeluarkan karbondioksida. H2O yg bereaksi dengan CO2 akan menghasilkan asam karbonat.
    Asam karbonat yang masuk ke dalam tubuh kita akan membuat darah kita menjadi lebih asam. Jika berlangsung terus menerus, lama-lama kita akan mudah lelah, sering mengantuk, dan mual. Jika kondisi semakin parah, akan terjadi penurunan tekanan darah, syok, hingga kematian.
    Untuk menghindari itu semua, tunggulan makanan hingga sedikit dingin.

    9. Makan dengan Tangan Kanan
    Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a. bahwa Rasulullah  ﷺ bersabda,
    "Jika salah seorang kalian makan, hendaklah dia makan dan minum dengan tangan kanannya karena sesungguhnya setan makan dan minum dengan tangan kirinya."
    (HR Muslim)

    10. Makan dengan Tiga Jari dan Menjilati Jari-Jari sesudah Makan
    Imam Muslim meriwayatkan dari Ka'ab bin Malik r.a., dia berkata, "Aku melihat Rasulullah  makan dengan tiga jari. Setelah selesai, beliau menjilati jari-jarinya."
    Makan dengan tiga jari hukumnya sunah. Jadi, tidak mengapa jika tidak melakukannya. Apalagi, jika jenis makanannya hanya bisa diambil dengan lima jari.


    - Melyana Rabiawati-
    Dikutip dari buku Karakter Anak Islam
    Jilid Syukur dan Sabar
    more »

    Thursday, September 28, 2017

    ALL OUT ALA GONTOR: Sebuah Kisah Nyata Kesungguhan dan Kerja Keras

    Oleh Ust. Nasrulloh Zarkasyi

    Tulisan ini hanya potongan cerita dan peristiwa, atau sebuah potret, hampir tak ada benang merahnya, kecuali terkait dengan judul.

    Satu lagi mutiara Gontor yang belum pernah terungkap lewat tulisan.

    Seorang alumnus Gontor datang membawa tamu dari Rusia, tempat pengabdiannya kepada negara. Tamu itu seorang Mufti, yang diiringi beberapa pengikutnya.

    Setelah sampai penginapan yang disediakan oleh pondok, tamu pun dipersilakan istirahat. Akan halnya alumnus ini, kerinduannya kepada pondok memaksanya berinisiatif melihat kampus yang lama tak dikunjungi.

    Bukan hanya kekaguman atas perkembangan pondok yang disaksikannya, melainkan persiapan yang tengah dilakukan para santri demi menyambut tetamu dari jauh yang dibawanya itu, tamu kaliber internasional. Di sana-sini, tampak santri sedang melakukan aktivitasnya; ada yang tengah menata kursi di aula tempat pertemuan, ada yang tengah memasang background panggung, memasang bendera, atau mempersiapkan tempat makan siang tamu usai pertemuan nanti. Dadanya hampir meledak; matanya berkaca-kaca; betapa sedemikian rupa Gontor menyambut tamunya, all out.

    Saat diadakan pertemuan, ketika sang tamu berpidato dalam bahasa Rusia, ada seorang alumnus Gontor yang menjadi penterjemahnya. Dia alumnus perguruan tinggi di Saint Petersberg, Rusia. Kedatangannya ke Gontor untuk menjadi penterjemah adalah bagian ke-all out-an Gontor dalam menerima tamu. Sebab, saat itu, dia tengah berada di Jakarta, khusus dipanggil pulang untuk menjadi penterjemah. Allahu Akbar, wa lillahi al-hamd.

    Kembali kepada santri yang bekerja. Mereka itu hanya santri-santri biasa, siswa kelas 4–6. Ada satu dua orang guru pembimbing yang mengawasi.

    Namun, yang jelas, mereka semua sudah tahu apa tugasnya, dan bagaimana mengerjakannya; tekun, teliti, ikhlas, sungguh-sungguh, penuh pengabdian, dan kesabaran.

    Sebelum meninggalkan Gontor, alumnus itu membisikkan kalimat kepada saya, “Syukran, Ustadz. Kami tak menyangka disambut seperti ini. Luar biasa.” ucapnya dengan wajah sebak, terharu.

    Ada cerita yang lain. Suatu saat Pimpinan Pondok berkunjung ke Sudan. Para alumni Gontor pun menyambutnya dengan sepenuh hati, sedemikian rupa. Pertama, di bandara, mereka membentangkan banner “Selamat Datang, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor beserta rombongan!”

    Pimpinan Pondok dan yang menyertainya pun terharu, berkaca-kaca, demi melihat semangat anak-anak alumni itu. Bukan hanya itu.

    Malam hari, menjelang esoknya ada pertemuan, para alumni itu masih bekerja hingga larut malam. Seperti semasa di Gontor, mereka mempersiapkan acara sedemikian rupa, all out.

    Untuk menyambut pelaksanaan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PPKA) —semacam masa orientasi sekolah—, para santri yang menjadi panitia akan mempersiapkannya dengan sempurna.

    Ada yang mempersiapkan baliho berukuran sangat besar; ada yang mempersiapkan jenis acara dan teknik penyajiannya; ada yang mengatur meja dan kursi untuk undangan; ada yang sibuk membuat taman;  ada yang berlatih master of ceremony (MC); ada pula yang  mempersiapkan pasukan pengibar bendera, dsb.

    Persiapan itu dilakukan  berhari-hari dan hingga larut malam. Tak  ada imbalan buat mereka, kecuali, terkadang segelas kopi yang tidak begitu manis, plus   singkong rebus.

    Begitulah Gontor, selalu all aout dalam melaksanakan tugas apa saja. Tanpa pamrih, tentu saja.

    Sebab, apa yang dilakukan itu adalah juga bagian dari pendidikan, pendidikan life skill. Yang terlibat terdidik, yang tak terlibat pun terdidik.

    Bagi Gontor pendidikan adalah apa yang dilihat,  didengar, dialami, dan dirasakan.

    Artinya juga, mereka yang kali ini belum terlibat, suatu saat pasti akan dilibatkan. Untuk sementara, mereka menjadi penonton yang baik.

    Di Gontor, banyak munasabah (acara) yang mengharuskan segenap insan Gontor mempersiapkan segalanya.

    Jika ada acara kunjungan tamu, persiapan yang dilakukan disesuaikan dengan jabatan dan kaliber tamu yang datang.

    Bagaimana jika yang datang sekelas Bupati, Gubernur, hingga Presiden.

    Boleh dikata, hal itu di Gontor sudah ada rumusnya, sudah pakem, tinggal melaksanakan.

    Semua akan dilakukan dengan sepenuh hati, oleh siapa saja yang ditunjuk Pimpinan Pondok menjadi panitia.

    Maka, pernah suatu kali ketika Gontor dikunjungi Presiden, ada seorang tamu yang menyertainya berkomentar, bahwa cara Gontor dalam menerima tamu sudah standard internasional.

    Dalam hati, saya bersyukur, ada yang menilai demikian.

    Memang, setiap kali akan kedatangan Presiden Republik Indonesia,  persiapan yang dilakukan Gontor sangat sempurna, teliti.

    Bersama Paspampres (pasukan pengamanan Presiden) dan penguasa militer setempat, panitia akan menjelaskan persiapan yang dilakukan, sehingga, ketika para Paspampres itu bertanya, panitia sudah siap, sekaligus menunjukkan lokasi-loaksi dan fasilitas yang mungkin akan digunakan presiden,
    Panitia itu adalah para guru yang masih sangat muda, berusia sekitar 20–40 tahunan.

    Di antara mereka ada yang bertanggung jawab mempersiapkan Balai Pertemuan, pasukan pengawal, rumah singgah sementara untuk berbincang dengan Pimpinan Pondok sebelum Presiden menuju Balai Pertemuan; ada yang mempersiapkan konsumsi, hingga tempat shalat Presiden di Masjid Jami‘.

    Pokoknya semua dipersiapkan dengan sempurna.

    Di Gontor, menjadi panitia seperti itu sama sekali tidak dibayar. Betul-betul nol rupiah. Namun, bagi para panitia itu, mendapat kesempatan dan pengalaman terlibat dalam penyambutan tamu seperti itu sudah lebih dari bayaran, merasa menjadi orang penting dan terhormat, dan mendapat ilmu.
    Lantas, di saat seperti itu, dimana Pimpinan Pondok?

    Hampir-hampir, boleh dikata, beliau sudah lepas tangan, hanya memejamkan mata, mempercayakan pekerjaan kepada para kadernya.

    Paling, beliau hanya mengarahkan seperlunya, atau sekadar melihat persiapan, tanpa berkata apa-apa.

    Sebab, beliau dulu juga pernah melakukan hal serupa saat masih muda, dan belum menjadi Pimpinan Pondok.

    Pengalaman itu telah ditularkan sebelumnya kepada generasi penerus.

    Hanya, saat Presiden dan rombongan tiba, para panitia itu seperti hilang, tidak kelihatan. Yang kelihatan hanya Pimpinan Pondok. Pimpinan Pondok pun tidak memperkenalkan panitia kepada Presiden.

    *Itulah pendidikan keikhlasan yang sesungguhnya.*

    Ada peristiwa lucu. Suatu ketika, Gontor akan kedatangan Grand Syekh Universitas Al-Azhar. Saat itu, pejabat militer setempat diemban oleh seorang non-Muslim.

    Dalam pertemuan dengan panitia, beliau meragukan kemampuan para santri menyanyikan lagu “Indonesia Raya,” Mungkin karena santrinya banyak, dikhawatirkan akan kacau. Haaa…. Dan, begitu banyak pertanyaan tentang keraguan yang diajukan. Para guru yang terlibat panitia pun hanya tersenyum.

    Maklum, Pangdam itu memang belum tahu Gontor sama sekali. Maka, wajar jika beliau meragukan. Kita tidak perlu marah, bahkan justru tersenyum.

    Ketika tiba hari kedatangan Grand Syekh, sekitar 5000 orang santri dan guru Gontor, di dalam dan di luar Balai Pertemuan, melantunkan lagu “Indonesia Raya” dengan gegap gempita dan sikap sempurna. Entah apa yang terdetik dalam hati sang Pejabat Militer saat itu.

    Penulis yakin, demi melihat keadaan itu, dia malu karena telah terlanjur meragukan kemampuan santri Gontor. Semoga beubah menjadi salut, dan respek.

    Bukan hanya itu. Usai lantunan lagu kebangsaan “Indonesia Raya,” para santri dan guru itu menyanyikan lagu kebangsaan Mesir “Baladi, Baladi”.

    Sungguh, ketika berkesempatan memberikan sambutan, Grand Syekh Al-Azhar itu menitikkan air mata. Pidatonya terbata-bata, mengingat betapa Gontor menyambut dan  menghormatinya sedemikian rupa, all out.

    Apalagi sebelumnya, ketika Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal, menyampaikan pidato selamat datang mengatakan, “Pondok ini juga pondok Anda, seperti juga Al-Azhar adalah juga Al-Azhar kami. Terima kasih. Kader-kader kami banyak yang dididik oleh Al-Azhar.” Kalimat itu juga disampaikan dengan titik air mata dan ucapan yang terbata-bata.

    Raut muka haru tampak di wajah Grand Syekh Al-Azhar. Dalam pidatonya, beliau mengucapkan terima kasih tak terhingga karena disambut dengan lagu Kebangsaan Mesir. Rasanya seperti di negara sendiri. Lantas, entah darimana mengukurnya, dalam pidatonya itu, beliau mengatakan bahwa akan memberi beasiwa untuk Gontor sebanyak 50 orang untuk masuk ke Universitas Al-Azhar, fakultas apa saja.

    Jumlah 50 orang itu sama dengan jumlah yang diberikan kepada Indonesia. Jadi Indonesia mendapat beasiswa sebanyak 50 orang, Gontor juga 50 orang.

    Saat ditanya oleh salah seorang guru Gontor menjelang kepulangannya ke Mesir, tentang mengapa Gontor dikasih 50 orang dan seluruh Indonesia juga 50 orang, Grand Syekh pun menjawab, “Sebab, alumni Gontor itulah yang akan memimpin Indonesia kelak.” Allahu Akbar.

    Satu lagi, saat diadakan Seminar Internasional di Universitas Darussalam, puluhan utusan perguruan tinggi dari seluruh dunia hadir.

    Selama di Gontor, mereka didampingi oleh para dosen alumni luar negeri yang sangat menguasai bahasa Arab atau Inggris.

    Bahkan, ada utusan dari Pakistan yang hadir. Di antara dosen itu pun ada beberapa yang menguasai bahasa Urdu (bahasa Pakistan) dan siap mendampingi utusan itu.

    Maka, para utusan itu pun sangat terkesan, dan menyatakan bahwa ini adalah pertemuan yang paling sukses.

    Konon, sebelumnya, pertemuan serupa pernah diadakan di sebuah perguruan tinggi negeri Islam di Jakarta.

    Acara kacau karena panitianya tidak tanggap. Kemampuan bahasa asing para pendamping delegasi pun sangat lemah.

    Padahal, mereka itu, konon, diberi honor. Sementara, di Gontor, panitia sama sekali tidak dibayar; sekali lagi, nol rupiah.

    Bagi Gontor, perkara mempersiapkan acara apa saja harus dengan sepenuh hati. Bukan hanya tenaga yang diabdikan untuk kesuksesan acara, melainkan juga jiwa keikhlasan, kesungguhan, serta keinginan memetik hikmah dan pelajaran berharga, life skill bagi dirinya.

    Semoga Gontor akan tetap all out dalam segala hal.

    Pasti, para alumni akan terkenang jika pernah menjadi bagian dari ke-all out-an Gontor dalam mengerjakan sesuatu. Mereka pun akan mampu menyajikan hal serupa jika di tempat pengabdiannya kepada masyarakat ada perhelatan, mungkin kedatangan Bupati, Gubernur, Menteri, atau bahkan Presiden.

    *Mereka sudah tahu standardnya.*

    Gontor, September 2017

    more »
    Please Enable JavaScript!
    Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

    Text Widget

    © 2013 daberita.com. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9